2.16.2009

Selalu kehabisan uang tiap tengah bulan ???

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Selamat malam sobat semua, sobat tau kenapa saya menulis judul "selalu kehabisan uang tiap tengah bulan ? " yang lebih mengarah ke pertanyaan (lha...mana kutau....emang pertanyaan kan, lha itu ada tanda tanyanya...)

He..he...soalnya itu saya alami sendiri sobat, sebelum saya mengetahui triknya, trik sederhana aja sih, tapi cukup ampuh dan saya sudah membuktikannya sendiri, malah saya nyesel kenapa ga' dari dulu-dulu saya jalanin trik ini (emang sih ya yang namanya penyesalan selalu datang belakangan...), nah...oleh karena itu sobat, saya pengen membagi juga nih ama sobat semua, mungkin sudah ada yang ngejalanin trik ini, tapi gapapalah, siapa tau ada yang belum tau.

Sobat tau Mas Safir Senduk, nah...beliau ini seorang perencana keuangan, saya dapat ilmunya juga setelah membaca buku Beliau yang judulnya " Siapa Bilang Jadi Karyawan Ga Bisa Kaya".

Nah, ini dia tips sederhana yang beliau berikan :

Pertama : menabunglah dimuka, jangan dibelakang
Coba deh sobat ingat-ingat, apakah selama ini sobat selalu menabung di belakang setelah membelanjakan semua penghasilan sobat? Ketangkep kan kenapa selama ini kita ga' bisa nabung.. Kenapa? ya karena uang kita selalu habis tak berbekas. Maklum,uang memang lebih enak dipakai daripada ditabung. Ya, kan? Jadi, daripada ditabung di belakang setelah membelanjakan semua penghasilan sobat, kenapa tidak mencoba untuk menabung di muka segera setelah sobat mendapatkan penghasilan?

Katakan saja sobat dapat penghasilan tiap tanggal 26 setiap bulan. Cobalah menabung setiap tanggal 26, 27, atau 28 sebelum sobat memakai penghasilan itu. “Loh, nanti penghasilan saya habis dong?” begitu mungkin yang ada di dalam pikiran kita. Ya biar saja, toh sobat sudah sisihkan dulu sebelum penghasilan itu dipakai kan? “Lho, nanti uang untuk biaya hidup saya dan keluarga berkurang dong?”

kalaupun penghasilan sobat naik, toh penghasilan itu akan habis juga kan? Jadi, sebelum habis, kenapa sobat tidak selamatkan dulu sebagian, daripada nabungnya di belakang terus habis? Ya nggak?

Kedua : Minta tolong kantor yang memotongnya untuk sobat
Sobat mungkin bisa minta tolong kantor sobat untuk memotong penghasilan sobat dan melakukan proses menabungnya buat sobat. Saya kasih contoh, kalau sobat punya investasi di reksadana, pembelian reksadana tersebut harus dilakukan dengan mentransfer uang ke rekening bank kustodian mereka. Nantinya uang itu oleh mereka dibelikan unit reksadana.

Disini, sobat bisa meminta kantor sobat untuk memotong penghasilan sobat di muka dan melakukan proses transfer itu sehingga sobat tidak perlu lagi repot-repot melakukan proses menabung. Toh, sobat tetap menabung di muka kan?

Pertanyaannya sekarang, memang bisa kantor melakukannya? Bisa dong. Cuma sobat harus ngomong dulu ke mereka. Wong kalau sobat punya utang ke kantor saja cara pengembalian yang mereka minta adalah dengan sistem potong gaji kan? Kalau mereka bisa memotong gaji sobat untuk menutupi utang yang mereka berikan buat sobat, apalagi kalau sobat cuma minta kantor melakukan proses menabung buat sobat?

Atau bisa juga gunakan jasa bank, misal tabungan rencana dimana setiap gaji kita masuk, akan didebet otomatis dan dimasukkan ke rekening tabungan rencana, dan kita tidak akan bisa mengambil sampai masa pengambilan (misal 5 tahun). 30 % aja (Sekitar Rp.250.000,- aja disisihkan) setahun udah berapa 12 x 250 x 5 tahun =....... kalau lebih besar lagi disisihkan lebih besar lagi simpanan kita.
All you have to do is just ask ….


Ketiga : Pakai celengan
"Ya...masa pakai celengan sih"...eits...jangan salah, yang namanya celengan itu tidak selalu buat anak kecil, tapi juga untuk orang dewasa. Bedanya adalah apa yang sobat celeng. Kalau anak kecil nyeleng koin, entah seratus, lima ratus, atau seribu, sobat bisa nyeleng─katakan─lembaran dua puluh ribu rupiah.

Lho, bagaimana caranya?

Gampang: setiap kali sobat mendapatkan lembaran uang dua puluh ribu rupiah, tetapkan tekad:
JANGAN PERNAH MENGGUNAKAN UANG ITU UNTUK BELANJA.
Langsung saja masukkan ke celengan. Jadi, setiap kali bertemu lembaran uang dua puluh ribu, langsung dicelengin. (bukan mata menceleng loh ya.. ^_^ ) .Setiap kali bertemu lembaran dua puluh ribu, celeng lagi. Begitu seterusnya. sobat akan kaget begitu tahu berapa jumlah yang bisa sobat kumpulkan di akhir bulan.

Misalnya, sobat belanja barang senilai Rp.15.000,- dengan menggunakan lembaran uang Rp.50.000,-. Berarti, sobat akan punya kembalian sebesar Rp.35.000,-, yang terdiri atas selembar dua puluh ribu dan tiga lembar lima ribu. Nah, celengin deh uang dua puluh ribu sobat. toh sobat sudah menetapkan tekad sebelumnya untuk tidak memakai lembaran dua puluh ribu itu, kan?

nah...itu dia tips sederhana agar kita tidak selalu kehabisan uang tiap tengah bulan.

pada kesempatan berikutnya, saya akan bagikan ilmu (wuih...kaya pencak silat aja), bukan....maksudnya ilmu yang dibagikan Mas Safir Senduk didalam bukunya, saya bagikan lagi kepada sobat semua.

coba jalanin tips sederhana diatas, dan rasakan bedanya.... ^_^

referensi panduan bisnis online disini nih


Sekarang temen-temen bisa juga membaca artikel di blog ini lewat feed reader temen-temen, temen-temen klik aja disini



10 komentar:

  1. lho kok tau aku kehabisan uang
    baru tgl 16 feb
    wadowwww
    postingan yang tepat waktu
    mantabbb bro

    BalasHapus
  2. he....masa sih mas kehabisan uang....

    ^_^

    BalasHapus
  3. wah kayak aq dong yang sering kehabisan uang padahal akhir bulan dah dekat.....
    yah biasa mahasiswa...
    makasih yah atas tipsnya...

    BalasHapus
  4. he...makasih kembali...
    jadi ada ide nih buat nulis spesial peluang buat mahasiswa.

    ^_^

    BalasHapus
  5. Wah mas amar makin keren aja nih blog nya! btw,selamat ya kemaren dah dapat income baru :) , masih awal bulan nih mas.Masih kekejar kok :D

    BalasHapus
  6. alhamdulillah...
    terima kasih mas Togu....
    makin semangat ni...
    ni udah langganan speedy dirumah...
    biar lebih maksimal lagi...

    ^_^

    BalasHapus
  7. blog keren, sangat memotivasi... :D
    rata2 manusia kekurangan uang :D

    BalasHapus
  8. @ benny : terima kasih rekan benny... ^_^
    selama kita memiliki kemauan, maka pasti ada jalan...

    BalasHapus
  9. arulabdulhamid29 April 2009 22.22

    tidak dikatakan bersyukur pada Allah bila tak berterimakasih pada manusia. wah.. sangat bermanfaat mas.. terimakasih ya.. akan saya coba jalanin dech, tau aja menyelamatkan.?

    BalasHapus
  10. alhamdulillah....
    terima kasih sudah berkunjung mas arulabdulhamid...

    semoga bermanfaat mas, saya sudah coba sendiri...insya Allah manjur...

    ^_^

    BalasHapus

terima kasih atas kunjungan teman-teman, semoga artikel ini bermanfa'at. Dapatkan Panduan Membuat eBook gratis dari Mas Cosa Aranda